Komandan Korem 151 Binaiya, Brigadir Jenderal TNI Arnold Ritiauw (kiri baju kaos putih) saat memberikan arahan pada acara Coffee Morning bersama wartawan di Rumah Kopi Joas jalan Urimesing, Ambon, Jumat (8/1/2021). (Foto BEIRTABETA.COM)
Komandan Korem 151 Binaiya, Brigadir Jenderal TNI Arnold Ritiauw (kiri baju kaos putih) saat memberikan arahan pada acara Coffee Morning bersama wartawan di Rumah Kopi Joas jalan Urimesing, Ambon, Jumat (8/1/2021). (Foto BEIRTABETA.COM)

BERITABETA.COM, Ambon – Komandan Korem 151 Binaiya, Brigadir Jenderal TNI Arnold Ritiauw memastikan jajaran Korem 151 Binaiya siap mendukung program vaksinasi Covid-19 di Maluku.

Bahkan Korem 151 Bainaya kapan saja siap mengikuti bila diperintahkan untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

“Kalau kita diperintah, kapan saja siap divaksin, kata Ritiauw kepada wartawan pada saat Coffee Morning di Rumah Kopi Joas jalan Urimesing, Ambon, Jumat (8/1/2021).

Sebagai Wakil Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Danrem mengatakan, vaksin Sinovac yang sudah ada di tempat penyimpanan vaksin saat ini, akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan terlebih dahulu. Vaksin berikutnya baru ditujukan untuk TNI Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Yang datang ini akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. Kita nanti berikutnya,” ungkapnya.

Danrem mengaku, kegiatan  coffee morning bersama wartawan  ini dimaksudkan untuk mempererat silaturahmi antara pihak Korem 151/Binaiya bersama wartawan.

“Saya akan lakukan apa yang menjadi tanggungjawab untuk membangun Maluku ini bersama seluruh pihak, mengingat TNI AD tidak memiliki Forkopimda, sehingga ini akan menjadi peran penting oleh seluruh rekan-rekan jurnalis”katanya.

Coffee Morning ini juga dihadiri juga oleh Kepala Desa Teo, Nila dan Serua (TNS), dalam rangka membahas juga terkait tapal batas TNS dengan Waipia, mengingat persoalan TNS sudah 23 tahun belum juga diselesaikan.

Dirinya juga bersama seluruh jajaran TNI AD akan membangun jembatan gantung di Desa Kilmuri, mengingat akses bagi anak sekolah sangat memprihatinkan, sehingga sangat mengguha hati pihaknya untuk bisah membantu membangun jembatan tersebut (BB-YP)