BERITABETA.COM, Ambon – Risman Soulisa, salah satu mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, ditangkap aparat Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Minggu malam (25/7/2021).

Rusman yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKP), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon itu, ditangkap di Kompleks Depok Dua, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Proses penangkapan ini ikut dibenarkan Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M. Rum Ohoirat saat dikonfirmasi beritabeta.com.

"Benar, itu bukan penculikan, tapi penangkapan yang dilakukan aparat Polresta Ambon," kata

Risman ditangkap atas perbuatannya yang diduga telah melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Jadi dia ini menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian di masyarakat melalui akun facebook-nya dia," kata Rum.

Saat ini, tambah Rum, pelaku sudah diamankan di Polresta Pulau Ambon Pp Lease untuk menjelani pemeriksaan lanjutan.

"Sudah diamankan di Polresta untuk diambil keterangannya dulu. Statusnya dari hasil pemeriksaan baru nanti dilihat," tandasnya.

Atas penangkapan itu, rekan-rekan Risman tidak terima. Mereka menyebarkan sejumlah pamlet melalui media sosial.

Pamflet disebarkan berisi foto Risman Solissa Kabid PTKP HMI Cabang Ambon, dan tulisan "Pulangkan Kawan Kami" dijemput oleh beberapa oknum yang tidak dikenali menggunakan mobil berwarna hitam pada hari Minggu tanggal 25 Juli, jam 19.20 WIT, lokasi depok 2 Poka Bundaran."

Selain menyebarkan pamflet, para aktivis tersebut juga sempat mengabadikan video momen penangkapan tersebut.

Ketua HMI Cabang Ambon, Burhanudin Rumbouw yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun penangkapan atas kasus apa, pihaknya masih melakukan pengecekan.

"Kurang tahu juga (kenapa sampai ditangkap), masih cek kepastiannya," terangnya (BB-DIO)