Sekda Provinsi Maluku Kasrul Selang saat melepas secara resmi ribuan pake sembako gratis di halaman kantor Gubernur Maluku, Jalan Pattimura No.1 Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Kamis (06/05/2021).
Sekda Provinsi Maluku Kasrul Selang saat melepas secara resmi ribuan pake sembako gratis di halaman kantor Gubernur Maluku, Jalan Pattimura No.1 Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Kamis (06/05/2021).

BERITABETA.COM, Ambon - Sebanyak 6.375 paket Sembilan bahan pokok (sembako) gratis ini diperuntukan kepada para warga masyarakat yang membutuhkan atau keluarga prasejahtera di Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku.

Pendistribusian ribuan paket sembako tersebut ditandai dengan acara pelepasan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Kasrul Selang di halaman kantor Gubernur Maluku, Jalan pattimura No.1 Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Kamis (06/05/2021).

Pembagian bantuan sembako secara gratis ini diinisiasi oleh Tim Gubernur  Percepatan Pembangunan Maluku (TGPP) Maluku yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi atau Pempor) Maluku, Perbankan, BUMN - BUMD, instansi terkait dan para pelaku usaha.

Sekda saat menyampaikan sambutan Gubernur Maluku menyatakan, aksi peduli terhadap sesama ini merupakan kerjasama antara Pemprov, Perbankan, BUMN - BUMD, pelaku usaha serta instansi terkait.

“Pembagian sembako secara gratis ini diperuntukan kepada keluarga prasejahtera atau keluarga yang belum sejahtera. ini merupakan kegiatan dan inovasi yang luar biasa,” ucapnya.

Gubernur mengapresiasi semua pihak yang telah berusaha dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan peduli Maluku tahun 2021 ini, dalam membantu masyarakat kurang mampu guna memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Gubernur mengemukakan, kegiatan ini juga merupakan wujud toleransi dan kepedulian guna merasakan penderitaan yang tengah dialami masyarakat kurang mampu sebagai wujud kepedulian sosial.

"Kita ketahui bersama, beberapa kebijakan nasional telah dilakukan seperti program perlindungan sosial, BLT dana Desa, kartu prasejahtera, bantuan sosial tunai, bansos produksi dan lain-lain. Semuanya itu bertujuan membantu masyarakat prasejahtera serta mendorong daya beli masyarakat," ungkapnya.

Oleh karena itu diperlukan kesamaan pandangan, tekad dan niat untuk menciptakan peluang dan kesempatan agar pembangunan terus bergerak dari periode ke periode.

Hal tersebut akan menjadi lebih penting lagi jika menyadari saat ini telah memasuki era baru yaitu era pasar bebas baik regional maupun internasional.

Kaitannya dengan itu, diperlukan adanya optimalisasi sumber daya yang mengarah kepada penguatan kemandirian lokal demi melahirkan penguatan daya saing dalam era globalisasi yang semakin kompetitif.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, kami mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam kegiatan ini," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Ekonomi dan Investasi, Justini Pawa yang juga ketua panitia menyebutkan, paket sembako yang didistribusikan senilai Rp.100.000, berisikan beras  premium 3 kg, 2 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 1 kg terigu satu kaleng susu kental manis, 1 dos teh celup.

Bantuan ini disebarkan ke wilayah kota Ambon, kabupaten Maluku Tengah khususnya Kecamatan Leihitu dan Salahutu serta Kabupaten Seram Bagian Barat.

"Bantuan ini akan diserahkan kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku sebanyak 2.350 paket guna dibagikan kepada masyarakat prasejahtera di Kota Ambon, Jazirah Leihitu dan Salahutu,”jelasnya.

Sedangkan 4.025 paket sembako akan diserahkan kepada Dinas Sosial Provinsi Maluku untuk selanjutnya didistribusikan ke desa-desa di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. (*/BB-RED)