Pengprov FPTI Maluku Kirim 5 Atlet ke Aceh Ikut Kejurnas Panjat Tebing KU

BERITABETA.COM, Ambon – Setelah ikut Pekan Olahraga Nasional ke-XX tahun 2021 berlangsung di Provinsi Papua pada 2 – 15 Oktober 2021 lalu, selanjutnya Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengprov FPTI) Maluku, kembali pada 2021 ini mengirimkan atletnya untuk ikut kejuaran nasional atau kejurnas ke-XV di Banda Aceh.
Even Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur atau Kejurnas KU yang dihelat di Kota Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, akan berlangsung pada 18-25 November 2021.
Pengprov FPTI Maluku mengirimkan sedikitnya lima orang atlet untuk berlaga di ajang olahraga tahunan tersebut.
Ketua Harian Pengprov FPTI Maluku Alwi Ode menjelaskan, Kejurnas KU ke-XV ini, Pengprov FPTI Maluku mengirimkan lima orang atlet. Mereka akan berjibaku melawan para atlet dari 33 provinsi di Indonesia.
“Hari ini kontingnen Maluku berangkat bersama Manager, Ruslan Rumaratu dari FPTI Maluku,” kata Alwi Ode kepada beritabetea.com di Ambon Senin, (15/11/2021).
Dia berujar, kontingen yang ikut Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur ke-XV ini, FPTI Maluku pada Senin sore memberangkatkan atletnya dari Kota Ambon menuju Jakarta.
“Nanti mereka dijemput oleh Ketua Umum Pengprov FPTI Maluku, Rovik Akbar Afifudin di Jakarta. Besok pagi, Selasa 16 November 2021, pukul 06.00 WIB, mereka bertolak dari Jakarta ke Banda Aceh,” jelasnya.
Dia menyebut Kontingen Maluku yang ikut Kejurnas Panjat Tebing KU ini ada lima orang. Para atlet tersebut berasal dari dua kabupaten dan satu kota.
“Yaitu Muhamad Akhir Ramadhan dan Rusdi Ohoiner dari Kota Ambon, Renlo Darkin dari Kabupaten Kepulauan Aru, dan Sulaiman Pati Sunet dari Kabupaten Maluku Tengah,”sebutnya.
Alwi menerangkan lima atlet ini akan bertanding pada lima kelas atau mata lomba yang dipertandingkan dalam Kejurnas KU ke-XV. Yaitu Kelas Lead, Boulder dan Combine Junior Putra, Lead dan Boulder Youth A Putra.
Dia berharap kepada para atlet yang ikut Kerjunas Panjat Tebing KU ke-XV di Banda Aceh, agar dapat mengukir prestasi terbaik yakni membawa pulang logam mulia alias medali emas ke provinsi seribu pulau.
Alwi juga berharap, Cabang Olahraga Panjat Tebing ini dapat menjadi olahraga prioritas di Provinsi Maluku, dan khususnya lagi Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI.
Selian mensosialisasikan cabor Panjat Tebing ke masyarakat, langkah yang ditempuh agar olahraga ini menjadi prioritas alias idaman bagi generasi muda di Maluku, lanjutnya, FPTI Maluku dan jajarannya akan terus giat menggelar even atau perlombaan dalam interval waktu tiga bulan sekali.
“Jadi, minimal dalam tiga bulan sekali, kami akan melakukan even. Tujuannya, untuk mempersiapkan atlet yang betul-betul punya kualitas sehingga dapat mengukir prestasi bagi Maluku mulai di even nasional hingga internasional,”tambah dia.
Apalagi, lanjutnya, tahun depan nanti [2022], Pengprov FPTI Maluku menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan Kejurnas Panjat Tebing KU di Kota Ambon.
“Jadi sebelum ikut even, tentunya kita harus siapkan atlet kita yang betul-betul punya kualitas,” pungkasnya.
Diketahui, Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur ke-XV ini akan diikuti oleh sebanyak 300 atlet usia 11-17 tahun dari 34 provinsi di Indonesia termasuk Maluku.
Bila ditambah dengan official, maka ditaksir sekitar 500 orang [atlet dan official] akan datang ke Banda Aceh untuk ikut even tahun tersebut.
Pelaksanaan kegiatan venue kejuaraan akan dipusatkan pada Komplek Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh. (*)
Editor: Redaksi