BERITABETA.COM, Bula — Kerusakan jembatan Dai di Negeri Dai, Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang sempat dikeluhkan warga setempat pada beberapa waktu lalu akhirnya mendapat perhatian pemerintah.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekarjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) SBT, Novi Rumata mengungkapkan, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT melakukan perbaikan terhadap jembatan Wai Dai.

Novi mengaku, pekerjaan perbaikan lantai jembatan menggunakan beton itu masuk dalam item pekerjaan rehab jalan lingkar Pulau Gorom yang menelan anggaran sebesar Rp 34 miliar lebih yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) SBT.

"Ada pekerjaan jembatan Wai Dai punya laintai, tapi masuk item rehab jalan Pulau Gorom. Jadi satu item pekerjaan perbaikan lantai jembatan ini masuk ke kegiatan rehabilitasi jalan keliling pulau gorom dengan total anggaran Rp 34 miliar lebih," ungkap Novi Rumata kepada beritabeta.com di Bula, Rabu (22/5/2024).

Dia menerangkan, sebetulnya ruas jalan Pulau Gorom itu masuk status jalan provinsi. Hanya saja kata dia, sebagai respon cepat terhadap kondisi kerusakan jalan tersebut, Dinas PUPR SBT melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Maluku untuk melakukan penanganan melalui APBD setempat.

"Keliling Pulau Gorom sebenarnya ruas jalan provinsi, tapi melihat kondisi jalan keliling Pulau Gorom yang memprihatinkan, jadi dari Kabupaten SBT memohon ke Provinsi untuk kita tangani dengan APBD," terangnya.

Mantan Kepala Seksi Jalan itu mengaku, pada 2021 lalu bahkan Pemkab SBT melakukan penanganan Lapis Tipis Aspal Pasir (Latasir) di ruas jalan keliling Pulau Gorom sepanjang 5 km.

Dia menegaskan, terlepas dari status jalan keliling Pulau Gorom yang menjadi kewenangan provinsi, Dinas PUPR SBT hanya mengupayakan rehabilitasi jalan tersebut untuk kenyamanan pengguna jalan.

"Sedikit info juga dari kabupaten SBT, tahun 2021 itu juga ada penanganan Latasir di ruas keliling Pulau Gorom sepanjang 5 km. Terlepas dari status jalan keliling pulau gorom, katong (kami) hanya upayakan rehabilitasi jalan untuk kenyamanan pengguna jalan," tegasnya. (*)

Pewarta : Azis Zubaedi