BERITABETA.COM, Bula — Tim SAR gabungan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus melakukan pencarian terhadap nelayan hilang asal Negeri Administratif Sesar, Kecamatan Bula bernama Daeng Jufri (60).

Komandan Kapal Patroli (KP) XVI-1007 Dit Polairud Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Pos Sandar SBT Bripka Moh Ridwan Mahu mengungkapkan, pencarian hari kedua ini, KP 1007 melakukan penyisiran di Teluk Englas, Desa Englas yang jarak tempuh dari Kota Bula sekitar 5 Nanometer (NM) dengan kecepatan jelajah 5-10 knot/jam, namun belum menemukan korban.

Ridwan menjelaskan, sebelum bertolak melakukan pencarian terhadap korban, dia bersama Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) SBT M. Bahrum Weulartafela dan Kasat Polairud Polres SBT Ipda Ramli Umasugi melaksanakan apel giat SAR.

"Pukul 14.00 WIT, apel giat SAR bersama Kepala BPBD dan Kasat Polair, selanjutnya KP 1007 bertolak untuk melakukan pencarian korban. Pada pukul 15.00 WIT, posisi KP 1007 pada koordinat 3°0.375' S - 130° 26.095' E. Perairan Teluk Englas -+ 5 NM dari Bula dengan kecepatan jelajah 5-10 knot/jam, ketinggian gelombang 1-2 M, kecepatan angin 10-15 knot," ungkap Bripka Moh Ridwan Mahu saat dihubungi beritabeta.com di Bula, Jumat (25/08/2023).

Ia membeberkan, dalam proses pencarian hari kedua ini, tim yang dilibatkan yakni pihak BPBD SBT, Polairud Polres SBT, Dit Polairud Polda Maluku Pos Sandar Bula, masyarakat dan keluarga korban.

"Ada 3 personil Crew KP.1007 Pos Sandar SBT Dit Polairud Polda Maluku, 2 personil BPBD SBT, 2 Personil Sat Polair Polres SBT, 2 personil warga masyarakat Desa Sesar dan 1 orang keluarga korban," bebernya.

Dia berujar, pada pukul 09.00 WIT, dia melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan perangkat desa setempat, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta keluarga korban terkait proses pencarian.

"Sebelum pencarian, tadi pagi saya melaksanakan koordinasi dengan staf Desa Sesar, Bhabinkamtibmas, babinsa serta keluarga korban terkait dengan pencarian korban," ujarnya.

Sebelumnya, Seorang nelayan asal Negeri Administratif Sesar, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) bernama Daeng Jufri (60) dilaporkan hilang pada Kamis (24/08/2023).

Komandan Kapal Patroli XVI-1007 Dit Polairud Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Pos Sandar SBT Bripka Moh Ridwan Mahu kepada beritabeta.com menjelaskan, informasi tentang seorang nelayan hilang ini diketahui dari ditemukan longboat tak bertuan oleh seorang nelayan bernama La Ode Ismu (30).

"Pada hari ini Kamis tanggal 24 Agustus, pukul 12.30 WIT, di sekitar lampu menara suar di perairan Desa Sesar, Kecamatan Bula -+ 1 NM di temukan sebuah perahu longboat tak bertuan oleh Laode Ismu," ungkap Bripka Moh Ridwan Mahu.

Ridwan mengungkapkan, sesuai keterangan La Ode Ismu, saat kembali dari melaut dan melewati di sekitar lampu menara suar, dia melihat ada sebuah longboat yang hanyut di perairan sekitar.

Dikatakan, saat mendekati longboat, ternyata tidak ada orang di dalam longboat tersebut, sehingga dia berinisiatif untuk menelpon salah satu anggota Pos Sandar KP.1007 Bharaka Glen Hitiyahubessy untuk selanjutnya dilaporkan kepada Dan KP. 1007.

"La Ode Ismu mendekati perahu longboat dan melihat tidak ada orang di dalam perahu longboat, kemudian La Ode Ismu menelpon salah satu anggota Pos Sandar KP.1007, Bharaka Glen Hitiyahubessy, selanjutnya Bharaka Glen melaporkan ke Dan KP. 1007. Setelah mendapat laporan Dan KP.1007 memerintahkan agar perahu long boat milik korban segera di amankan ke pos sandar KP.1007," ungkapnya.

Ia mengaku, pada pukul 13.00 sampai 15.00 WIT, crew KP. 1007 melaksanakan apel pencarian yang dibantu oleh masyarakat Kampung Nelayan, Negeri Administratif Sesar menggunakan longboat.

Dia menambahkan, pada pukul 16.00 WIT, dia bersama crew KP 1007 kembali melakukan pencarian terhadap korban dengan menggunakan KP. 1007 dengan kordinat pencarian pada posisi 3°1.264' S - 130° 27.728' E (Perairan teluk Englas -+ 2 NM dari Bula).

"Pukul 17.30 WIT, Posisi KP. 1007 pada koordinat:  3°3.323' S - 130°27.801' E. Perairan Bula, dengan tinggi gelombang 1-2 M, kecepatan angin 10 - 15 knot per jam. Pukul 18.00 WIT, KP. 1007 kembali ke pos sandar Bula dan proses pencarian akan dilanjutkan pada besok hari. adapaun proses pencarian hari ini belum menemukan korban," pungkasnya (*)

Pewarta : Azis Zubaedi