BERITABETA.COM, Ambon — Sebagai salah satu upaya untuk mendukung Program Kampung Nelayan Tangguh [Kalaju], Kementerian Kelautan dan Perikanan [KKP] telah melakukan pelatihan kepada 600 nelayan di Provinsi Maluku.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan [BRSDM KP] KKP I Nyoman Radiarta dalam rilisnya yang diterima beritabeta.com, Rabu (1/5/2022).

Nyoman membeberkan, kegiatan pelatihan yang dilakukan Pusat Pelatihan dan Penyuluhan [Puslatluh KP] melalui Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan [BPPP] Ambon ini dilakukan secara daring pada minggu ketiga dan keempat bulan Mei 2022 lalu.

"Kegiatan tersebut terdiri dari Pelatihan Perawatan dan Perbaikan Mesin Motor Tempel dengan peserta sebanyak 272 orang dan Pelatihan Penangkapan Ikan dengan Pancing Tonda yang diikuti sebanyak 328 orang," beber Nyoman Radiarta.

Ia menerangkan, program Kalaju merupakan upaya mewujudkan ekonomi biru dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui sektor kelautan dan perikanan.

"Masyarakat perlu didukung dengan kompetensi yang mumpuni, sehingga mendukung produktivitas nelayan yang berujung kepada peningkatan hasil produksi yang berkelanjutan," terangnya.

Sementara itu, Kepala BPPP Ambon Abubakar menandaskan, pada Pelatihan Perawatan dan Perbaikan Mesin Motor Tempel yang dilakukan tersebut, peserta dibekali dengan berbagai materi seperti pengenalan umum motor tempel, komponen utama dan pendukung motor tempel, sistem pada motor tempel serta perawatan dan perbaikan pada motor tempel.

"Untuk Pelatihan Penangkapan Ikan dengan Pancing Tonda, diajarkan cara merakit dan mengoperasikan alat tangkap pancing tonda," tandas Abubakar (BB).

Editor : Redaksi