
Bencana Alam Ancam Sejumlah Daerah di Maluku, DPRD : Pemerintah Jangan Acuh Tahu
Hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada satu pekan terakhir ini mengakibatkan terjadinya bencana alam di sejumlah daerah di Provinsi Maluku.
Hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada satu pekan terakhir ini mengakibatkan terjadinya bencana alam di sejumlah daerah di Provinsi Maluku.
Warga Kota Ambon, Provinsi Maluku dihimbau untuk selalu waspada terhadap bencana alam yang ditimbulkan akibat kondisi cuaca akstrim.
DPRD dan Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Seram Bagian Timur [SBT] bergerak cepat melakukan Rapat Dengar Pendapat [RDP] gabungan komisi untuk menyikapi bencana alam yang terjadi di Kecamatan Werinama, Siwalalat dan Kesui, Selasa (5/7/2022).
Pada Selasa (05/07/2022), satu orang korban ditemukan telah meninggal dunia. Korban yang meninggal dunia bernama Tini. Sedangkan Rahman Difinubun/Samal atau [suami almarhumah], beserta dua anak kembarnya masih dalam pencarian.
Banjir di Kota Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur [SBT], Maluku sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Kondisi ini membuat beberapa anggota DPRD Kabupaten SBT naik pitam, karena menilai belum ada penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten [Pemkab] setempat.
Media jenis ini dinilai berperan di luar koridor dengan membesar-besarkan isu tentang banjir di Desa Sabuai yang malang itu. Kira-kira demikian kesimpulan dari sebuah statemen yang dilontarkan salah satu pejabat teras di Kabupaten Seram Bagian Timur.
pohon di depan Rumah Sakit Tentara (RST) Tk II dr.J.A.Latumeten, Jalan Dr. Tamaela No. 2 Kelurahan Silale, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Provinsi Maluku, tumbang atau roboh hingga menimpa pagar kampus PGSD Unpatti Ambon.
Rapat ini dilaksanakan menyusul perkembangan yang terjadi di beberapa provinsi di Indonesia yang tengah dilanda bencana alam mulai dari banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung, gelombang laut, bencana gempa bumi dan peristiwa erupsi gunung berapi.