BERITABETA.COM, Masohi – Sebanyak 68 siswa-siswi pada Madrasah Ibtidaiyah Negeri atau MIN 1 Maluku Tengah, Provinsi Maluku, Selasa (10/05/2022), mulai mengikuti Ujian Madrasah atau UM. Ujian Madrasah ini sebagai pengganti Ujian Nasional atau UN.

Ujian Madrasah [Ujian Sekolah] merupakan satu dari beberapa indicator atau syarat yang dipakai oleh pihak sekolah untuk melakukan penilaian serta menentukan kelulusan siswa-siswi, notabenenya peserta ujian.

Pelaksanaan UM pada MIN 1 Malteng ditandai dengan pembukaan sampul berisikan soal-soal ujian oleh Kepala Kantor Kemeneterian Agama [Kankemenag] Kabupaten Maluku Tengah, Taslim Tuasikal, S.Ag.

Pembukaan sampul soal ujian tersebut juga disaksikan oleh Kepala MAN 1 Maluku Tengah Abdul Wahid Sanaky S.Pd, Dewan Guru, serta para peserta ujian.

Kepala Kankemenag Malteng berharap, para siswa-siswi yang mengikuti Ujian Madrasah tahun ini dapat percaya diri khususnya dalam mengerjakan soal-soal ujian.

Ia menyarankan agar peserta ujian tidak boleh percaya teman dalam menjawab soal-soal ujian.  

“Tetap semangat. Jadilah generasi masa depan yang cerdas, berbudi pekerti yang patuh terhadap kedua orang tua,” ujar Taslim Tuasikal.

Pada kesempatan yang sama Kepala MIN 1 Malteng Abdul Wahid Sanaky mengatakan, ujian madrasah secara tertulis ini digelar salama lima hari atau mulai pada 10 Mei hingga 15 Mei 2022.

“Jumlah siswa - siswi yang ikut Ujian Madrasah di MIN 1 Malteng tahun ini sebanyak 68 orang,” sebutnya.

Ia menerangkan, mata pelajaran [Mapel] yang diujikan kepada peserta ujian MIN 1 Malteng terdiri dari dua. Masing-masing lima Mata Pelajaran Agama, dan 7 Mata Pelajaran Umum. Totalnya, 12 Mata Pelajaran.

Mata Pelajaran Agama yaitu, Fiqih, Aqidah Akhlak, Al-Qur’an Hadits, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab.

Adapun Mata Pelajaran Umum yaitu; Bahasa Indonesia, IPA, IPS, PPKN, Matematika, Bahasa Inggris, dan Seni Budaya dan Prakarya atau SBdP.

Wahid menjelaskan, untuk penilaian kelulusan pihak sekolah menggunakan atau merujuk metode hasil Raport [peserta ujian] mulai dari Kelas IV, V dan Kelas VI.

Ia menambahkan, pada bulan Ramadhan kemarin, peserta ujian MIN 1 Malteng ini juga telah selesai melaksanakan ujian praktik.

“Ujian praktik yang diikuti oleh 68 siswa-siswi MIN 1 Malteng pada Ramadhan kemarin, khusus dua mata pelajaran. Yaitu Fiqih dan Al-Qur’an Hadits,” imbuhnya.

Wahid menjelaskan, sesuai regulasi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI dan Menteri Agama untuk penentuan kelulusan para siswa-siswi tahun ini hanya dilakukan satu kali ujian.

“Penilaian kelulusan berdasarkan hasil Raport siswa-siswi Kelas IV, V dan Kelas VI, dan ditambah dengan hasil Ujian Madrasah,” beber Wahid.

Dia berharap, seluruh peserta Ujian Madrasah dapat mengikuti ujian sejak awal hingga selesai dengan baik, serta memperoleh hasil yang maksimal.

Para alumni MIN 1 Malteng juga diharapkan selalu membawa nama baik almamater di tingkat Madrasah Tsnawiyah (MTS) atau SMP.

“Kami juga menginginkan lulusan MIN 1 Maluku Tengah dapat melanjutkan pendidikan di MTS atau Pesantren, supaya mereka mengembangkan dasar agama khususnya di Bidang Tahfidz [Menghafal/Penghafal] Al-Qur’an,” pungkas Abdul Wahid Sanaky.   (BB)

 

 

Editor : Redaksi