BERITABETA, Ambon – Jembatan  Fair yang merupakan penghubung utama, Dusun Fair dan Taman Vat Wahan, Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra),   Sabtu (01/12) Pukul 17.45 Wit  mendadak ambruk.

Ambruknya jembatan ini mengakibatkan dua kendaraan yang sedang melintas, ikut terjatuh dan nyangkut  di jembatan.  Dua kendaraan motor tersebut  kemudian  dievakuasi menggunakan speed boat, sedangkan dua    warga mengalami luka.  Beruntung dalam insiden itu, Alya bayi berusia 9 bulan berhasil selamat tanpa mengalami cedera apapun.

Nursoba Ohoirenan (23 tahun), warga Dusun Fair, mengalami luka pada bagian pelipis kanan karena terbentur kayu jembatan

Dua korban yang mengalami luka adalah  Nursoba Ohoirenan (23 tahun),    warga Dusun Fair,   mengalami luka pada bagian pelipis kanan  karena  terbentur kayu jembatan  dan   La Arif Langkaudi (25 tahun)  yang sesak nafas akibat   tercebur  masuk laut .

Sedangkan   Salamu Raharusun  (31 Tahun) Pegawai RSUD KS Langgur  warga Dusun Fair yang saat kecelakaan  juga berada di jembatan,  berhasil selamat.

Ambruknya jembatan tersebut, mengakibatkan akses jalan terputus.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun koran ini, ambruknya jembatan  diduga  akibat putusnya tali  sling yang menancap di beton sebelah kiri.  Hal ini diperkuat dari kondisi jembatan yang condong ke kiri.

Pukul 18.15 Wit,  Bupati Malra Drs. H. M. Thaher Hanubun, Wakil Walikota Tual,  Usman Tamnge dan Kepala PU Malra Ny. Ana Yunus tiba dilokasi kejadian dan mengecek  kondisi jembatan yang ambruk. Bupati  menghimbau agar warga tidak panik dan menjauh dari jembatan.

“Kami minta agar warga tidak perlu panik, dan menjauh dari jembatan agar tidak ada ada korban lagi,”pintanya.

Ambruknya jembatan tersebut saat ini  masih didalami dan ditangani oleh polsek Kei Kecil dan Polsek Dullah Selatan Kota Tual.

Dari keterangan beberapa warga, jembatan tersebut memang sudah berusia puluhan tahun, dan kondisinya sudah mulai berkarat. (BB- DIA)