Pangdam Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto memberi penjelasan tentang kesiapan mengirim pasukan ke Papua bila ada permintaan dari Mabes AD, di sela peringatan Hari Juang Kartika di Lapangan Merdeka Ambon, Maluku, Sabtu (15/12/2018)
Pangdam Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto memberi penjelasan tentang kesiapan mengirim pasukan ke Papua bila ada permintaan dari Mabes AD, di sela peringatan Hari Juang Kartika di Lapangan Merdeka Ambon, Maluku, Sabtu (15/12/2018)

BERITABETA. COM, Ambon  – Insiden penembakan pekerja proyek di Kali Yigi dan Kali Aurak di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua yang menewaskan belasan pekerja  PT. Istaka Karya, terus menjadi perhatian. Aparat TNI selalu siap untuk membantu malakukan pengamanan di Papua, bila nantinya ada istruksi yang diberikan, termasuk bagi Kodam XVI Pattimura.

Hal ini disampaikan Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto usai memimpin upacara memperingati Hari Juang Kartika ke-78 di Ambon, Sabtu (15/12/2018).

Pangdam menegaskan, pihaknya selalu siap dengan pasukannya,  jika sawaktu-waktu ada instruksi atau permintaan bantuan pengiriman pasukan ke Papua dari Markas Besar TNI Angkatan Darat.

“Sejauh ini belum ada permintaan dan Kodam Pattimura punya wilayah sendiri, tetapi khusus Papua ditangani pimpinan kita dari Mabes TNI yang sudah menyiapkan pasukan,” kata Pangdam.

Menurut Pangdam, pihaknya selalu siap kalau diminta karena punya pasukan-pasukan yang bisa diperbantukan di sana, tetapi sejauh ini belum ada permintaan dari Mabes TNI AD, jadi prajurit Kodam Pattimura tetap siap di wilayah ini untuk selalu membantu masyarakat.

Khusus untuk rangkaian kegiatan menyambut Hari Juang Kartika 2018, Kodam Pattimura telah melakukan aksi penghijauan dengan menanam 78 ribu pohon sangon di Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara, kemudian melakukan bhakti sosial sampai di tingkat Kodim seperti khitanan masal, donor darah, pembagian tas serba guna untuk anak-anak sekolah dan peserta khitanan.

Kodam juga menyerahkan kunci rumah kepada perwakilan warga yang rumahnya dibedah oleh TNI-AD, serta penyerahan hadiah kepada sejumlah prajurit berprestasi di bidang olahraga.

“Saya kira masyarakat sudah dekat sama TNI dan Polri, jadi berbaur saja terus, tidak usah takut karena kita bagian dari masyarakat seperti yang disampaikan KASAD dimana masyarakat harus sering berkomunikasi dengan kita,” kata Pangdam.

Terkait pemberian hadiah bagi prajurit berprestasi, Kodam selalu menggali anggota yang berpotensi dan berprestasi di semua bidang olah raga, contohnya ada petinju yang mendapat medali emas di tingkat nasional, Yong Moodo, dan menembak di tingat Asia.

Perwakilan prajurit Kodam Pattimura yang menerima hadiah sepeda motor dari Pangdam adalah Sertu (Kowad) Carlelis Manusama yang meraih medali emas menembak tingkat Asia di Malaysia serta Prada Fajar, peraih medali emas cabang olahraga Yong Moodo di Bali.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Pangdam Pattimura yang telah memberikan perhatian kepada prajurit berprestasi, bukan hanya saya saja tetapi ada beberapa rekan prajurit lainnya yang mengukir prestasi di bidang olahraga,” kata Sertu (K) Carlelis.

Prestasi yang berhasil diraih Sertu Carlelis selama 2018 adalah medali emas air pistol 10 meter untuk putri di Kejuarnas pada Bulan Mei, kemudian kejuaraan taraf Asean Armies Rifle Meet ke-28 di Malaysia mendapat perunggu untuk kelas individual champion, medali perak untuk materi pertama, dapat tiga medali emas tim dan satu medali perak untuk materi ke empat.

Kejuaraan untuk angkatan darat se-Asean dilaksanakan pada November 2018 kemarin, tetapi sejak tahun 2015 juga sudah memulai karir menembak dimana dirinya mengikuti kejuaraan Panglim TNI dan berbagai event ARM serta perbakin.

Kegiatan Hari Juang Kartika 2018 juga diwarnai khitanan massal yang diikuti 81 anak serta donor darah yang ditargetkan mencapau 100 orang. (BB-DIO)