BERITABETA.COM, Ambon - Sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama lingkup pemerintah provinsi maluku dicopot. Selain itu juga jabatan admistrator dan pengawas di semua OPD juga mengalami pergantian. Pelantikan ini dilakukan Gubernur Maluku Murad Ismail, di aula lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Jumat (6/3/2021).

Pengambilan sumpah jabatan pelantikan dan pengukuhan dilakukan berdasarkan SK Presiden Joko Widodo Nomor 21/TPA tahun 2020 tanggal 23 Januari 2020 atas nama Kasrul Selang selaku sekda Maluku.

Kemudian SK Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 821.23-510 Dukcapil tahun 2021, 821.24-512 Dukcapil 2021, 821.23-513 Dukcapil 2021, 821.24.514 dukcapil 2021, 821.24.515 dukcapil 2021, 821.24.516 Dukcapil 2021, 821.24.518 Dukcapil tanggal 8 februari 2021, 821.23-637 Dukcapil tahun 2021 tanggal 17 Februari 2021.

Selanjutnya SK Gubernur Maluku Nomor 140 tahun 2021 tanggal 5 Maret 2021 untuk pejabat eselon II dan SK Gubernur nomor 141 tahun 2021 tanggal 5 Maret 2021.

Gubernur Maluku Murad Ismail menyatakan, pengukuhan pejabat pimpinan tinggi, administrasi dan pengawas lingkup Pemprov Maluku merupakan bagian dan kebijakan penataan biro sebagai konsekuensi adanya perubahan nomenklatur dalam struktur organisasi.

Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan birokrasi yang kuat dan profesional serta mampu mewujudkan visi dan misi pemerintah provinsi Maluku.

“Pelantikan dan pengukuhan pejabat struktural yang kita lakukan ini merupakan bagian dan kebijakan penataan biro sebagai konsekuensi adanya perubahan nomenklatur dalam struktur organisasi perangkat daerah," ujar Gubernur.

Ini juga dikamsudkan untuk menciptakan birokrasi yang kuat dan profesional serta mampu mewujudkan visi dan misi pemerintah provinsi Maluku.

"Kita akan memasuki tahun ketiga periode kepemimpinan pemerintah pemerintahan 2019-2024 dalam kurun waktu 2 tahun penyelenggaraan pemerintahan dan berbagai cobaan dan tantangan, kita patut bersyukur karena banyak hal yang sudah kita capai dalam berbagai sektor pembangunan di bidang sumber daya manusia yang mencakup pendidikan dan kesehatan dan masyarakat," kata Gubernur.

Berikut para pejabat yang dikukuhkan, dilantik dan diambil sumpah yaitu; Kasrul Selang selaku Sekretaris Daerah Provinsi Maluku. Umar Alhabsi, Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Ismail Usemahu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Frans J Papilaya, Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Maluku.

M Saleh Thio, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Maluku, Habiba Saimima, Asisten II Administrasi Umum. Titus Fransiskus Renwarin Kepala Kesbangpol. Martha Magdalena Nanlohy selaku Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Margareta Samson, Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Perekonomian dan Keuangan. Bodewin Wattimena, Sekwan DPRD, Rosida Soamole, Inspektur Daerah Provinsi Maluku. Poppy Bachmid, Kepala Badan Pengelola perbatasan Daerah Provinsi Maluku.

Dominggus Nikodemus Kaya, Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Maluku. Alawiah Alidrus, Karo Hukum, Muhamad Abdul Haji, Karo Kesra. Abdurahim Maruapey, Karo umum Setda Maluku. Melky Mozes Lohy, Karo Administrasi Ppimpinan. Justini Pawa, Karo Ekbang Setda Maluku, M Tuanaya, Karo Administrasi Pembagunan dan Pengadaan Barang Jasa. (BB-YP)