BERITABETA.COM, Bula — Jelang pelaksanaan bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional [Baznas] Kabupaten Seram Bagian Timur [SBT] mulai membuka loket zakat mal dan zakat fitrah.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Sekretariat Baznas SBT Zainudin Kelsaba kepada wartawan di Kantor Baznas SBT, Rabu (30/3/2022).

Kelsaba menandaskan, secara nasional Baznas Pusat menartarget pada tahun 2022 ini, jumlah Zakat mencapai Rp 26 Triliun yang terlaporkan.

Untuk itu tambah dia, semua provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia diminta untuk dapat melaporkan zakatnya secara baik dan benar melalui kas yang sudah disediakan oleh Baznas pusat.

"Di tahun 2022 ini Baznas SBT sudah membuka loket pelayanan Amil Zakat Fitrah maupun Zakat Mal. Jadi bapak ibu warga masyarakat yang ingin membayar zakatnya bisa langsung ke Kantor Baznas," tandas Zainudin Kelsaba.

Dia berujar, angka capaian pengumpulan Zakat oleh Baznas SBT baru mencapai Rp 3.10.000.000, sehingga ditargetkan pada tahun 2022 ini pengumpulan zakat harus mencapai Rp 3.700.000.000.

"Paling tidak, mungkin Rp 600.000.000 lebih kita harus kejar, supaya tahun ini kita bisa memenuhi target secara nasional. Baik Zakat Fitrah maupun Zakat Mal," ujarnya.

Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam [HMI] Cabang Fakfak itu membeberkan, hingga saat ini belum dibentuk lembaga amil zakat atau unit pengelola di masing-masing Masjid, Rukun Tetangga [RT] maupun desa-desa di daerah itu.

Ia menerangkan, sesuai peraturan perundang-undangan, badan yang memiliki hak untuk mengelola zakat di kabupaten penghasil minyak bumi itu yakni Baznas SBT.

"Kita berharap seluruh masyarakat muslim di SBT bisa menyalurkan zakatnya lewat Baznas SBT, sehingga bisa tercatat dengan baik dan didistribusikan kepada yang berhak menerima," terangnya.

Sementara itu Pelaksana Tugas [Plt] Ketua Baznas SBT Sidik Rumalowak menyarankan kepada dermawan maupun masyarakat yang memiliki kelebihan harta untuk menyalurkan Zakat Fitrah maupun Zakat Mal lewat Baznas SBT.

Sidik mengungkapkan, sejauh ini Baznas SBT sudah menyalurkan ratusan juta dari pengumpulan Zakat, Infak dan Sedekah kepada mereka yang berhak menerima, terutama bagi yang sakit dan pada bidang pendidikan.

"Hal itu setiap minggu kami lakukan untuk digelontorkan terus, jadi tidak perlu ada unsur keraguan," ungkap Sidik Rumalowak (*)

Pewarta : Azis Zubaedi