Wakil Bupati Seram Bagian Timur, Idris Rumalutur
Wakil Bupati Seram Bagian Timur, Idris Rumalutur

BERITABETA.COM, Bula — Generasi muda masa depan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, harus disiapkan dengan sebaik-baiknya melalui dunia pendidikan dalam menghadapi tuntutan perkembangan Ilmu Pengetahun dan Teknologi atau Iptek.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati SBT Idris Rumalutur saat membuka sampul Ujian Akhir Sekolah atau UAS di SMA Negeri 1 Bula, Ibukota Kabupaten SBT, Senin (15/03/2021).

Ia mengemukakan, pada abad 21 begitu pesat terutama dalam menghadapi era revolusi industri 4,0. Di era ini, menurut Idris Rumalutur, tenaga manusia akan tergantikan dengan alat-alat digital.

"Semua ini akan sangat dipengaruhi oleh keberhasilan para guru dalam melaksanakan tugasnya mendidik, mengajar, melatih, membimbing, mengarahkan dan menilai peserta didik melalui olah pikir, oleh hati, olah rasa/karsa, dan olahraga demi terwujudnya SBT yang lebih baik," ungkapnya.

Menurut dia, momentum UAS merupakan tahapan menuju kesuksesan siswa-siswi SMA/SMK. Sebab masa depan para siswa-siswi bumi Ita wotu Nusa tersebut akan sangat ditentukan oleh mereka sendiri.

"Untuk itu saya minta agar kalian (siswa-siswi) dapat lebih fokus, semangat, tekun dan disiplin dalam belajar," anjurnya.

Diakuinya, era digital saat ini telah membawa perubahan positif dan negatif terhadap kehidupan pribadi dalam sosial bermasyarakat. Ia berharap para siswa-siswi dapat memanfaatkan media teknologi informasi digital untuk belajar hal-hal kebaikan demi meraih masa depan.

Idris juga berpesan kepada para siswa-siswi penerus estafet bangsa di bumi ladang gas dan minyak itu, agar menghindari informasi yang negatif dari fasilitas gadget, jangan mengunduh atau membuka dan mengirim bahkan menyebarluaskan situs pornografi, kekerasan, kriminal, gosip atau berita bohong lainnya (Hoax).

"Saya sangat yakin para siswa-siswi SBT akan menjadi generasi penerus pemimpin masa depan bangsa yang hebat, dengan memiliki keunggulan lima karanter yaitu religius, nasionalis, gotong royong, mandiri dan integritas,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Idris, dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 minimal para siswa memiliki empat keterampilan abad 21 yaitu keterampilan berkomunikasi, bekerjasama, berfikir kritis dan kemampuan menyelesaikan masalah serta keterampilan berkreatifitas. (BB-AZ)