Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Maluku, Widya Pratiwi Murad, saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pembangunan Pariwisata Provinsi Maluku Tahun 2021 di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Selasa (16/2/2021).
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Maluku, Widya Pratiwi Murad, saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pembangunan Pariwisata Provinsi Maluku Tahun 2021 di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Selasa (16/2/2021).

BERITABETA.COM, Ambon – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Maluku, Widya Pratiwi Murad, mengajak seluruh stakeholder termasuk Dinas Pariwisata untuk bekerjasama membangun serta mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Maluku.

“Maluku kaya potensi bahari, alam, budaya, serta sejarah yang tidak habisnya dinikmati masyarakat. Melalui keseriusan bapak-ibu saat ini, sektor pariwisata dapat membuktikan bahwa Maluku merupakan rumah yang nyaman dan manfaat bagi masyarakat Maluku,” kata Widya saat menghadiri persiapan Rapat Koordinasi Pembangunan Pariwisata Provinsi Maluku Tahun 2021 di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Selasa (16/2/2021).

Dikatakan, Rapat Koordinasi Pembangunan Pariwisata Provinsi Maluku hendaknya dipahami sebagai langkah dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis pengembangan pariwisata Maluku kedepan.

Rakor Pembangunan Pariwisata Maluku akan dilaksanakan tanggal 26 sampai 27 Februari 2021, dengan mengangkat tema Akselerasi Pemulihan Ekonomi Sektor Pariwisata di Maluku pasca Covid-19.

Menurutnya, pembangunan pariwisata Maluku tentu membutuhkan dukungan stakeholder, perbankan dan pihak terkait lainnya untuk berpartisipasi aktif. Dukungan ini untuk memperkuat pemerintah daerah dalam memulihkan kondisi ekonomi daerah melalui program pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat Maluku.

“Upaya untuk menggerakkan sektor ekonomi kreatif juga memerlukan energi dari para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Maluku,” katanya.

Widya berharap, pelaksanaan Rakor Pembangunan Pariwisata Maluku dapat menghasilkan agenda kerja nyata yang mampu memberikan dampak positif bagi pemulihan ekonomi daerah sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Maluku.