BERITABETA.COM, Ambon – Setelah melalui proses musyawarah, ratusan kepala keluarga (KK) di Negeri Siri Sori Islam, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah akhinya sepakat membangun tempat air wudhu berkonstruksi 3 lantai yang menjadi bagian dari bangunan utama Masjid Baiturrahman.

Proses pembangunan ini sudah memasuki tahapan pengecoran lantai 2 dari 3 lantai yang direncanakan.

Ketua Panitia Pembangunan Tempat Air Wudhu Masjid Baiturrahman Azis Tuhepaly kepada beritabeta.com melalui telepon selulernya, Sabtu siang (30/10/2021) mengungkapkan proses pembangunan tempat air wudhu ini ditargetkan rampung pada  pertengahan tahun 2022 mendatang.

“Saat ini semua warga berbondong-bondong tengah melakukan pengecoran lantai 2, diamana pada lantai ini akan menjadi lokasi wudhu yang diperuntuhkan untuk jamaah pria,” ungkapnya.    

Sejatinya, kata Azis pembangunan tempat air wudhu ini diinisiasi oleh Ikatan Keluarga Siri-Sori Islam (IKASSI) Ambon yang kemudian mendapat dukungan dari kepengurusan IKASSI yang berada di sejumlah daerah.

Pembangunan tempat air wudhu ini diawali dengan membongkar bangunan sebelumnya dengan konstruksi 1 lantai. Dalam perjalanannya, penggunaan bangunan lama itu dinilai tidak lagi relevan, karena selain terpisah dengan bangunan utama Masjid Baiturrahman, juga konstruksinya tidak mendukung akses para jemaah di usia lanjut.

“Bangunan sebelumnya hanya satu lantai. Kami berpikir kalau hanya satu lantai dengan kondisi aksesnya melalui anak tangga, maka akan menyulitkan bagi jemaah di usia lanjut dan juga jemaah perempuan karena harus turun melalui anak tangga,” cetusnya.

Dengan semangat ‘pika mese’ [persatuan] seperti yang diwariskan para leluhur, maka rencana ini didorong oleh IKASSI Ambon untuk kembali membangun bangunan baru dengan konstruksinya menyesuaikan dengan bangunan Masjid Baiturrahman.

“Ini juga bagian dari merawat semangat ‘pika mese’, karena selain tujuan utamanya untuk mempermudah akses para jamaah masjid, tapi lebih dari itu ada semangat kebersamaan disini, karena sebagian besar anggaran pembangunanya berasal dari swadaya masyarakat negeri,”pungkasnya.

Lebih jauh Azis menegaskan, konstruksi baru bangunan ini,akan mengikuti bangunan utama Masjid Baiturrahman, dimana untuk jamaah perempuan yang menempat lantai dua Masjid Baiturrahman akan langsung memiliki akses ke tempat wudhu di lantai 3.

Sedangkan untuk jamaah laki-laki akan mengakses tempat wudhu di lantai 2. Dan untuk lantai 1 dari bangunan ini rencananya akan diperuntukkan sebagai kantor yayasan, ruang pertemuan dan sekaligus didesain sebagai musium negeri.

“Luasnya lumayan bisa disekat menjadi beberapa bagian untuk kebutuhan penggunaannya,” pungkas dia.

Menutup perbincangan dengan beritabeta.com Azis menyampaikan apresiasinya atas dukungan sejumlah pihak, antaranya negeri-negeri tetangga yang sedianya sudah mau membantu dalam proses pembangunan ini dan juga warga Negeri Siri Sori Islam yang memiliki antusias dan semangat yang tinggi dalam proses pembangunan fasilitas ibadah ini (DP)

Editor : Redaksi