Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua saat memimpin rapat kordinasi membahas rencana pengembangan Bandara Amahai yang digelar  di Operation Room Kantor Bupati Maluku Tengah, Rabu (28/4/2021) (Foto : beritabeta.com)
Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua saat memimpin rapat kordinasi membahas rencana pengembangan Bandara Amahai yang digelar di Operation Room Kantor Bupati Maluku Tengah, Rabu (28/4/2021) (Foto : beritabeta.com)

BERITABETA.COM, Masohi  - Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menyatakan dukungannya atas rencana pengembangan Bandara Amahai untuk melayani penerbangan komersial dari dan ke  Kabupaten Malteng.   

Dukungan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi yang  dipimpin langsung Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua yang digelar  di Operation Room Kantor Bupati Maluku Tengah, Rabu (28/4/2021).

Selian Bupati Malteng, hadir dalam rapat tersebut Wakil Ketua DPRD Herry Haurissa, Kepala Bandara Amahai, A. Selarulin, serta Forkompimda Kabupaten Malteng.

Tuasikal mengatakan, dukungan Pemkab Malteng terhadap perluasan areal bandara ditunjukkan melalui hasil rapat dimana Pemkab Malteng akan  menjembatani penyediaan lahan pengembangan bandara dengan masyarakat pemilik lahan.

“Hasil kerja tim yang independen akan dijadikan sebagai salah satu rekomendasi kepada Dirjen Perhubungan Udara agar proses pembebasan lahan untuk kepentingan perluasan Bandara Amahai bisa terlaksana,” ungkap Tuasikal.

Dikatakannya, anggaran sebesar Rp 10 miliar telah disediakan  Pemerintah Pusat melalui Dirjen Perhubungan Udara dalam proses pembebasan lahan dengan.

“Tadi dalam rapat, sudah didengar dan ikuti adanya penyiapan anggaran sebesar Rp 10 miliar guna mengurus upaya pembebasan lahan. Tentu hal ini adalah bentuk dukungan yang sangat baik, karenanya demi memajukan wilayah Malteng, saya kira kita patut dukung langkah ini,” jelas Tuasikal.

Tuasikal mengharapkan, upaya-upaya pembebasan lahan guna pengembangan kawasan bandara tidak menimbulkan masalah berkaitan dengan hak kepemilikan lahan.

“Proses harus dilakukan dengan optimal serta menguntungkan masyarakat,  mulai dari berapa banyak masyarakat yang harus terima ganti untung dari upaya pembebasan lahan, serta masalah-masalah lain harus dilakukan dengan baik dan tidak tercela,” ujar Tuasikal.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandara Amahai, Januaris Seralurin, dalam kesempatan itu juga memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan  Pemkab Malteng dalam proses pengembangan kawasan Bandara Amahai.